You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kebakaran Saung Bambu Lenteng Agung
photo Nurito - Beritajakarta.id

Kebakaran Warung Saung Bambu Lenteng Agung Berhasil Dipadamkan

Petugas Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Minggu (9/4), berhasil memadamkan kebakaran warung makan Saung Bambu di Jalan Raya Jagakarsa no 34 RT 05/06 Kelurahan Lenteng Agung, Jagakarsa.

Dalam waktu sekitar 15 menit api berhasil dipadamkan 

Kepala Suku Dinas Gulkarmat  Jakarta Selatan, Syamsul Huda, mengatakan, kebakaran yang terjadi pukul 11.40 tersebut diduga diawali adanya kabel listrik yang terbakar. Kemudian api merembet ke rumah makan tersebut dan membakar sebagian dari bangunan yang dibuat semi permanen tersebut.

"Mulanya ada anak kecil melihat api dari kabel listrik yang terbakar dan api sudah menjalar ke bangunan. Anak tersebut langsung memberitahukan ke warga sekitar," ujar Syamsul.

16 Mobil Pemadam Atasi Kebakaran di Lenteng Agung

Menurutnya, warga sudah berusaha memadamkan kobaran api dengan menggunakan air. Namun upaya warrga tak berhasil dan api terus berkobar membakar tempat usaha tersebut.

Untuk memadamkan kobaran api, ungkap Syamsul, pihaknya mengerahkan enam unit mobil pemadam dengan 25 personelnya.

"Dalam waktu sekitar 15 menit api berhasil dipadamkan petugas. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pramono Hadiri Halal Bihalal Ikatan Orangtua Mahasiswa ITB

    access_time19-04-2026 remove_red_eye4582 personNurito
  2. Hasil Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Capai 6,98 Ton

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1385 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. 150 Pelaku Usaha Industri Pariwisata di Jakpus Ikut Bimtek Pengelolaan Limbah

    access_time23-04-2026 remove_red_eye1053 personFolmer
  4. Transjakarta Raih Penghargaan WOW Brand 2026

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1020 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pansus Perparkiran Bahas Optimalisasi Pendapatan Sektor Parkir

    access_time21-04-2026 remove_red_eye963 personFakhrizal Fakhri